ketika semua bicara “nasionalisme”, apasih makna dari nasionalisme itu? atau hanya aku saja yang tidak mengerti dengan itu Nasionalisme. jika kita ingin membicarakan nasionalisme, apakah kita sudah termasuk manusia yang nasionalis. kemudian apa yang menjadi parameter untuk bisa mengukur nasionalisme itu.
aku hanya bisa membaca, kala semua menulis dan menanggapi nasionalisme. Entah dari harus menjadi pegawai negeri lah, atau tidak bekerja di PMA lah, atau harus merelakan harta untuk membayar hutang negara, hingga semua pertengkaran yang terjadi. apakan itu masalah yang harus kita pikirkan sekarang, atau biarkan saja itu berlalu tanpa kita pedulikan.
sekarang aku mau bertanya, apakah ketika kita kerja di PMA tidak nasionalis?, apakah ketika dengan kondisi sekarang kita masih tidak menghiraukan kondisi negara itu tidak nasionalis?, apakah ketik kita tidak bisa berbuat apa-apa terhadap negara ini, berarti tidak nasionalis?, atau sebenarnya adakah yang peduli dengan nasionalisme?
ini hanya kebingungan yang selalu saja bersemayam dalah hati sang penulis. dan tidak bisa menjawab itu semua.
-omikushi-

2 comments
Comments feed for this article
July 14, 2008 at 5:39 pm
imiL
yg penting itu bukan di medan tempur mana Anda berjuang..
tapi berjuang kah Anda di medan tempur itu…
dan saya percaya orang2 kayak ente itu gak bakalan sesempit itu mikirnya..
semangat Bro!! dongakno aku pisan yo?
July 17, 2008 at 2:30 pm
omikushi
Oke.. Mil, tetap semangat Bro….